Posts Tagged ‘cerita’

STNK Keliling

Posted on the July 15th, 2010 under harus tahu by Irpus

Membayar pajak STNK di STNK keliling.
Persiapan di rumah:
  • Siapkan pen/pena.
  • BPKB asli + fotocopy 1X BPKB (yg romawi I & romawi II aja) dijadikan 1 lembar.
  • STNK asli + fotocopy 1X STNK (dijadikan 1 lembar).
  • KTP asli pemilik STNK + fotocopy 1X KTP pemilik STNK.
Jika diwakilkan/diwalikan: fotocopy 1X KTP wakil/wali.

Di STNK keliling:

  • Minta formulir pendaftaran pada petugas — lalu isi, contoh ada di masing2 meja (biasanya ada 2 meja).
  • Formulir yg sudah diisi
  • BPKB asli + fotocopy 1X BPKB (yg romawi I & romawi II aja) dijadikan 1 lembar,
  • STNK asli + fotocopy 1X STNK (dijadikan 1 lembar),
  • KTP asli pemilik STNK + fotocopy 1X KTP pemilik STNK,
  • Jika diwakilkan/diwalikan: fotocopy 1X KTP wakil/wali, dijadikan satu.
  • Serahkan di loket, untuk ditukar dengan No. antrian. (BPKB asli dikembalikan).
  • Menunggu panggilan No. antrian……….

Jupe oh Jupe

Posted on the April 4th, 2010 under cerita,harus tahu by Irpus

Setiap warga negara mempunyai hak yang sama, salah satunya hak untuk menjadi pemimpin. Jupe, dengan senyumnya yang sumringah menyatakan siap untuk menjadi balon bupati Pacitan. Partai koalisi (selain PAN) yang mendukungnya juga optimis dan tidak merasa salah untuk mendukung Jupe. Gusti Randa, sosok artis yang terlihat mempunyai intelektual tinggi juga tidak tahan untuk mendukung Jupe menjadi balon bupati/wakil bupati Pacitan.

Apa kelebihan Jupe ? Pastinya semua orang tahu kalo Jupe mempunyai masa depan (baca : bu*h d*da) yang luas, besar….:). Jupe juga bisa goyang blender, cocok untuk mengumpulkan masa kelas bawah yang haus akan hiburan. Jupe jago acting, jadi gampang buat partai yang mendukungnya untuk mengarahkan peran Jupe.

Apakah wakil-wakil rakyat, pemimpin partai yang terpilih dan mengemban amanat rakyat sudah dibutakan mata dan fikirannya? Apakah sudah tidak ada hati nurani dan fikiran yang jernih sehingga memilih wakil untuk memimpin rakyat dengan mengedepankan popularitas ?

Tapi seandainya Jupe bener jadi Bupati, bakal enak hidup di Pacitan :

  • Banyak cewek-cewek berpakaian minim, meniru bupatinya.
  • Bupati : buka paha tinggi-tinggi….(cocok bangeeet)
  • Banyak tempat dugem, karena bupatinya juga suka dugem + jadi DJ..
  • Bebas HIV, karena bupatinya sering bagi2 kondom :p
  • Penduduk jadi sehat, karena tiap pagi ada senam goyang blender.
  • Apalagi…..?

Jadi bagi warga Pacitan, tidak perlu ragu untuk memilih Jupe sebagai bupati/wakil bupati, kalau memang ingin Pacitan bobrok !

Lihat calon bupati / wakil bupatimu di sini : PHOTO JUPE

Bayar pajak, apa kata dunia ?

Posted on the March 26th, 2010 under cerita by Irpus

Hari gini ga bayar Pajak?? Apa kata Dunia!?

Salah satu slogan yang akhir-akhir ini sering muncul dalam iklan masyarakat baik di media cetak, radio dan siaran TV. Diulang-ulang untuk menghimbau, menyindir masyarakat Indonesia yang sudah masuk dalam kategori wajib pajak untuk segera membayar pajak dan menyerahkan SPT yang biasanya dibatasi akhir bulan Maret di setiap tahunya.

Minggu ini juga lagi rame beberapa kelompok masyarakat membuat statement boikot bayar pajak, terpacu dengan mulai terbukanya kasus di Dirjen Pajak. Nama Gayus Tambunan mendadak tenar, menjadi santapan media dengan segala prasangka jadi markus pajak 25 Miliar dengan bukti rumah mewahnya yang selalu menjadi sorotan. Gayus, menjadi tolok ukur bobroknya mental pejabat Dirjen Pajak, padahal saya yakin gak semua seperti Gayus.

Trus kita mau bayar pajak apa gak ? Tetep bayar lah (lihat foto kita heheh)…apapun yang terjadi kewajiban adalah kewajiban, yang harus dijalani sebagai warga negara yang baik. Rela gak rela, ikhlas atau terpaksa tetap saja mencoba menjadi warna negara yang baik (sambil ngelus dada…).

Berfikir jernih, semua akan menuai benih yang dia tanam….!

Para pejabat….lihatlah senyum ikhlas saya dan teman-teman dengan semangat menyerahkan SPT tahun ini. Bukalah mata hati bapak/ibu, jangan sia-siakan pajak yang kami setor untuk kepentingan sendiri…

[versi jujur]

Semoga mereka yang makan dengan setoran pajak masyarakat bekerja dengan baik dan sesuai amanah yang diemban. Kalau tidak….semoga hidupnya dilaknat, dihujat, makan gak nikmat, matinya sekarat,  gak ada yang ngelayat….!!!