Flazz BCA, Berbahaya !
(dikutip dari http://www.klikbca.com/individual/silver/product.html?s=69) Kartu Flazz BCA merupakan alat pembayaran multifungsi tercepat pertama di Indonesia untuk kenyamanan hidup Anda. Menggunakan teknologi chip dan RFID (Radio Frequency Identification), Kartu Flazz pantas untuk disebut sebagai kartu prabayar multifungsi dengan teknologi terkini.
Kartu Flazz berbeda dengan kartu kredit dan kartu debit. Bila otorisasi transaksi pembayaran kartu kredit dan debit dilakukan secara online di pusat data bank, otorisasi transaksi untuk kartu Flazz dilakukan langsung di chip di kartu Flazz itu sendiri. Pengisian ulang saldo (top up) pun mudah, cukup membawa Kartu Paspor dan Kartu Flazz ke ATM Non-tunai BCA serta merchant-merchant berlogo Flazz Isi Ulang. Minimum top up Rp 100.000, dan maksimum saldo yang dapat tersimpan di kartu maksimum Rp 1 juta.
Selain itu, fitur Flazz juga bisa dinikmati pengguna BCA Card (Credit Card). Dalam kartu akan tertera lambang Flazz di pojok kanan atas kartu. Dengan layanan tambahan ini, selain berfungsi sebagai kartu kredit juga bisa berfungsi sebagai kartu Flazz. Wow…inovasinya lumayan OK, karena tidak ada tambahan biaya dan penggunaan cukup mudah tanpa otorisasi apapun.
Dibalik kemudahan tersebut ternyata ada lobang yang saya kira sangat berbahaya bagi pengguna BCA Card dengan fitur Flazz. Hal ini sudah saya buktikan sendiri.
Untuk mengisi top up, dengan mudahnya kita cukup datang ke counter dengan mesin EDC BCA dan bilang ke petugasnya untuk top up Flazz Rp.xx,- . Petugas akan memasukkan BCA Card kita dan melakukan top up yang otomatis akan mengambil limit kredit kita di BCA Card. Wow…sangat mudah berbahaya….kenapa ? Dalam proses transaksi ini tidak ada otorisasi apapun baik itu berupa PIN, tanda tangan dan lainnya.

Kenapa berbahaya ? karena pada saat BCA Card dengan fitur Flazz kita jatuh ke tangan orang lain, dengan mudahnya dia akan melakukan top up mengambil dari limit kartu kita dan menggunakan fitur Flazz untuk berbelanja sesuka hati, lagi-lagi dengan kemudahan yang diberikan, tanpa otorisasi.
Saya sendiri sudah melakukan konfirmasi ke Halo BCAÂ (021)52-999-888 dan memang benar dalam proses top up menggunnakan BCA Card tidak ada proses otorisasi apapun.
So..hati-hati saja, atau kalau tidak yakin segera ganti kartu atau minta dihilangkan fitur Flazz di BCA Card kita.
Tulisan ini saya kirim ke halobca@bca.co.id


bca
wah kacau juga ya,….untungnya di kartu kredit bca gw gak ada fitur flazznya….
newbie
yah itu kan pilihan bos, harus ada sesuatu yg dikorbankan klo ingin ada nilai yg bertambah. Hilangnya otorisasi itu kn guna menambah nilai speed dalam bertransaksi.
robert
yah kan namanya juga uang tunai dalam bentuk elektronik sesuai fungsinya. Ibaratnya kalo kita punya duit cash, kalo jatuh ke tangan org lain bisa dipake sesuka hati. That’s why dibatasi sampai maksimum 1 jt.
kalo saya pake2 aja dg senang hati, dan saya selalu membatasi pengisian uangnya dalam batas normal belanja saya, misal Rp200rb cukup buat 2 minggu.. toh ga ada tgl kadaluwarsanya dan memang terbukti cepat dalam transaksi dan tidak perlu cari2 kembalian.
demikian sedikit pendapat saya, mohon maaf kalo ada kata2 yg salah
irpus
setuju om masalah resiko dana yang ada di flazz card, tapi kurang setuju dengan “kemudahan” to up dari CC ke fitur flazz nya…mengerikan.
Eko
Mau tanya aja nih mengenai “lobang” dalam top up pake kartu kredit ini masih ada atau sudah diperbaiki pihak BCA?